(Fanfic) Please, don’t go Part 4

Please, Don’t Go part 4 [END]

 

Author                      : Maulisa a.ka Mayujita a.k.a Lee Jin ah a.k.a mayuki

Main cast                  : Yoshioka Yui as Yui, Lee Jinki as Onew

Suporting cast          : Nickhun as Yui’s school friend, all Member 2pm as cameo, Member Shinee, and other cast you can find after read.

Length                      : Sequel (4/4)

Genre                       : Romance, Sad, Angst, Song-fic(maybe),

Rating                      : PG-13

A.N                          : Anyyeeoonngg!! Konnichiwaa!! Bertemu lagi dengan saya Author gaje, dengan FF yang tak kalah gajenya dari Author.. Gaje kan?! #Plakk *abaikan*.
Mudah mudahan kalian suka!! Ayoo yang suka copas sembarangan ga izin, pulang!! Hush hush!

Theme song              : Please, don’t go – SHINee, Goodbye days- YUI

 

Yui menatap kalender kecilnya. Sudah ada 29 lingkaran biru disana. Itu artinya hari ini adalah hari terakhir dia menjadi asistant pribadi Onew. Ini yang dia tunggu-tunggu sejak sebulan yang lalu, tapi Ada perasaan sedih dihati Yui, mengingat dia tidak bisa mengobrol dengan Onew dan member Shinee yang lain. Sejak 2 minggu lalu dia mulai menikmati menjadi asistant pribadi Onew.

“ Yui-ya!!” Yui menoleh ke arah suara yang memanggilnya ketika dia baru saja memasuki gerbang Seoul university.

“ Nickhun!! Aku kangen padamu!!” kata Yui antusias melihat Nickhun yang memanggilnya. Nickhun tertawa. Mereka berpelukkan seperti anak kecil.

“ Kau kemana saja sih selama sebulan ini? Aku kesepian! Taecyeon dan yang lain tak ada yang mau menemaniku nonton!” kata Nickhun sambil cemberut. Yui mencubit pipi Nickhun.

“ Tenang saja. Mulai besok aku bebas! Aku bisa menemanimu nonton lagi” kata Yui. Nickhun terseyum cerah.

“ Benarkah? Oh ya akhir-akhir ini aku sering melihatmu bersama Onew. Ada apa dengan kau dan dia?” Tanya Nickhun menggoda. Yui memukul tangan Nickhun.

“ Jangan bicara yang tidak-tidak. Aku dan dia akan ada apa-apa. Maaf aku belum cerita, selama sebulan ini aku menjadi asisten pribadinya. Tapi hari ini adalah hari terakhir jadi mulai besok aku bebas!!” seru Yui senang.

“ Asisten pribadi? Bagaimana bisa? Waahhh kalau begitu kau mau ya jadi asisten pribadiku?” kata Nickhun bercanda. Mereka tertawa beririgan menuju kelas mata pelajaran Musik. Sementara itu Onew menatap dua sahabat itu dengan pandangan sangat sedih. Segitu senangnya kah, Yui terbebas darinya? Padahal Onew saja memikirkan bahwa ini adalah hari terakhirnya bisa bersama Yui, merasa sangat Frustasi dan putus asa.

Onew berjalan Gontai menuju… entahlah dia juga tak tahu. Dibiarkannya kakinya berjalan tanpa tujuan. Tanpa sadar dia sudah sampai taman belakang Kampus. Ia memilih untuk duduk saja di salah satu bangku taman itu.

“ Onew oppa?” Onew mendongak untuk melihat siapa yang menyapanya.

“ Luna?” seru Onew melihat yeoja yang berdiri di hadapannya. Luna tersenyum.

“ Oppa sedang apa disini?” tanya Luna sambil duduk di sebelah Onew.

“ Hanya sedang duduk-duduk menikmati taman” jawab Onew sekenanya. “ Kau sendiri sedang apa disini?” tanya Onew.

“ Aku sedang mensurvei beberapa Universitas untuk melanjutkan kuliah setelah lulus. Hari ini aku mensurvei kesini” jawab Luna.

“ Oh iya kau akan masuk Univesitas semester depan” kata Onew. Luna mengangguk.

“ Onew-san? Apa yang kau lakukan disini? Bukankah hari ini kau kuliah siang?” tiba-tiba Yui muncul bersama Nickhun. Onew menatap Yui sedih.

“ Aku hanya sedang jalan-jalan” kata Onew. Yui terseyum lalu menatap yeoja yang berada di sebelah Onew.

“ Etto…Luna-san desu ka? Luna-san F(x)?” tanya Yui. Luna menatap Yui bingung lalu menatap Onew meminta bantuan.

“ Yui.. ini Luna, ya Luna F(x). Kau sudah sering melihatnya di backstage kan?” kata Onew pada Yui. Yui mengangguk.

“ Luna imnida. Kau?” tanya Luna sambil mengulurkan tangannya. Yui menjabat tangan Luna.

“ Yoshioka Yui. Asisten pribadi Onew. Yoroshiku!” kata Yui. Onew menatap Yui sedih.

“ Oh iya Yui jangan lupa nanti malam aku masih harus nge-MC di Music Core” kata Onew pada Yui. Yui tersenyum bersemangat.

“ Kami juga akan tampil di Music Core nanti” seru Nickhun tiba-tiba. Luna menatap Nickhun kaget. Wajahnya merona.

“ Ni.. Nickhun oppa? Maaf aku tak tahu kau ada di situ” kata Luna terbata-bata. Nickhun tersenyum.

“ Tak apa. Luna-ssi ” Kata Nickhun. “ Yui-ya.. sepulang dari Music Core temani aku nonton ya?” kata Nickhun pada Yui. Yui menatap Nickhun ragu.

“ Maaf Hyung. Tapi Yui masih harus menjalankan tugasnya sebagai asistenku” kata Onew agak ketus. Nickhun menatap Onew.

“ Baiklah. Kalau begitu besok, waktumu sepulang kuliah untukku ya? Kan sudah sebulan kita tak jalan-jalan bersama. Besok aku akan mengajak member 2pm yang lain juga. Bagaimana?” tawar Nickhun lagi. Yui mengangguk senang. Sudah lama ia tak bermain bersama Taecyeon dan yang lain.

“ Ahh Onew-san 5 menit lagi aku ada kelas. Aku harus pergi. Jika kau butuh aku telepon saja ya. Ja nee!!” kata Yui sambil meninggalkan Onew dan Luna. ia dan Nickhun segera berlari menuju kelas selanjutnya. Mereka tidak mau terlambat karena guru mata pelajaran ini bisa dibillang Killer!

***

“ Yui- Noona!!!!!” teriakan Chansung memenuhi Backstage Music Core. Yui menoleh menatap Chansung.

“ Chansung-kun!!! Aku rindu padamu!” kata Yui sambil memeluk Chansung.

“ Aku juga merindukan Noona!” mereka berpelukkan seperti anak kecil.

“ Yuuiiiiii!!!!!” terdengar teriakan- teriakkan yang lain. Belum sempat Yui melihat siapa yang memanggilnya,  tak kurang dari 4 orang namja bertubuh besar memeluk atau lebih tepatnya menubruk Tubuh mungil Yui. Yui tertawa senang melihat teman-temannya. Ia sangat merindukan Mereka semua. Sudah 6 bulan dia belajar dan tinggal di Korea tapi tak sekalipun dia bisa bertemu sahabat-sahabatnya itu kerena kesibukan mereka. Sementara Onew hanya menatap Yui yang sudah hampir  tak terlihat dipelukkan ke 5 namja besar itu dengan sedih.

“ Onew-ssi.. 10 menit lagi kita akan mulai” kata salah satu staff pada Onew. Onew mengagguk mengerti. Yui yang mendengar itu segera melepaskan pelukkan teman-temannya dan menghampiri Onew.

“ Semangat ya Onew-san! Aku akan menunggumu disini! Gambatte kudasai!!” Yui memberi semangat Pada Onew. Onew tersenyum.

“ Ya semuanya! Acara akan dimulai 10 detik lagi, 10.. 9…”

“ Yui, aku harus masuk panggung” seru Onew.

“ Ya, temui aku. Aku punya hadiah untukmu sebagai asisten untuk yang terakhir kalinya! Setelah acara ini ya?” teriak Yui sebelum Onew memasuki panggung, Onew mengacungkan jempolnya sambil tersenyum dan menghilang di gemerlapnya cahaya panggung.

Yui tersenyum menatap Onew yang sedang membawakan acara bersama Minho yang baru saja Tiba. Sesekali para penonton tertawa melihat tingkah aneh Onew. Yui juga tertawa. Entah kenapa Yui masih ingin bisa bersama Onew terus, selalu berada di sisi Onew. Tapi Yui merasa itu hal yang tidak mungkin terjadi.

***

“ Yui-ya.. kau mau kemana? Sebentar lagi kami akan tampil” tanya Nickhun pada Yui yang sedang bersiap-siap keluar dari backstage. Yui menatap Nickhun sambil tersenyum.

“ Aku mau mengambil sesuatu dulu di Toko loundry seberang gedung ini” kata Yui. Nickhun menatap Yui.

“ Tidak bisakah di ambil setelah kau melihat penampilan kami?” tanya Nickhun lagi.

“ Maaf aku tidak bisa, aku harus mengambilnya sebentar. Nanti aku segera kembali dan menonton penampilan kalian. Ok?” kata Yui sambil tersenyum.

“ Tapi ….” kata Nickhun lagi. Tapi Yui langsung tersenyum seakan-akan segalanya akan baik-baik saja. Nickhun menghela napas, entah kenapa ia merasa akan terjadi sesuatu yang tidak baik. Tapi melihat tatapan Yui dia akhirnya mengalah.

“ Baiklah.. tapi kau harus kembali untuk melihat penampilan kami. Ara?(understand?) ” Kata Nickhun lagi sambil mengulurkan jari kelingkingnya. Yui tersenyum dan menautkan kelingkingnya di kelingking Nickhun

***

Yui berjalan sambil tersenyum. Ia sudah tak sabar memberikan hadiah ini pada Onew. Sebenarnya bukan benar-benar hadiah, ini hanya jaket Onew yang tempo hari di pinjamkan olehnya ke Yui, Yui agak memodifikasinya dengan menambahkan beberapa bordir tulisan Onew dengan hiasan Gitar dan Piano dihiasi banya tanda nada. Yui tak tahu Onew akan menyukainya atau tidak, tapi dia ingin ketika Onew memakai Jaket ini dan melihat Tulisan itu, Onew selalu bisa mengingatnya sekalipun dia sudah kembali ke Jepang. Yui terus melangkahkan kakinya menyeberangi jalan yang sepi menuju gedung acara Music Core.

TTIIIIIIIINNNNNNNNNN!!!!!!!

Hal terakhir yang Yui lihat dan ingat adalah cahaya yang sangat terang dan senyum Onew.

BRAAAKKKKK!!!

“ Nona!! Kau tidak apa-apa?”

“ Nona??”

“ Cepat panggil ambulans”

“ Bantu dia, cepat!”

***

Tuuuuttt….. Tuuuutttttt…. ‘ Nomor yang anda tuju sibuk, mohon coba beberapa saat lagi’

“ Aissssshhhh kemana Yui? Sudah satu jam dia pergi. Bukankah hanya kesebrang jalan? Kenapa lama sekali? Ponsel tak bisa dihubungi” gerutu Nickhun sambil menatap Ponselnya kesal. Kelima member 2PM yang lain menatap Nickhun cemas. Mereka takut terjadi apa-apa pada sahabat mereka.

“ Bagaimana hyung?” tanya Chansung. Nickhun menggeleng. Taecyeon langsung merebut ponsel Nickhun dengan tidak sabar dan kembali menekan nomor Ponsel Yui.

Tuuutttttt…..

“Yeoboseyo..” jawab Orang di seberang telepon. Taecyeon terseyum cerah memberi harapan pada temannya yang lain.

“ tersambung…” kata Taecyeon pelan pada rekannya. “ Yeoboseyo..” jawab Taecyeon lagi pada orang yang bicara padanya.

“ Apa kau mengenal pemilik ponsel ini??” tanya orang disebrang telepon. Taecyeon mengerut kan keningnya. Yeoja yang bicara bukan Yui, siapa dia.

“ Ya.. maaf  bisa serahkan ponsel ini pada pemiliknya?” pinta Taecyeon.

“ Sebaiknya ada segera kemari tuan! Nona ini…..”

***

Onew menatap kosong langit-langit koridor rumah sakit. Teriakan para member 2pm dan teriakan para dongsaeng Shinee-nya bagaikan suara musik yang diputar tak beraturan di telinganya. Begitu juga kata-kata yang baru saja dikatakan oleh dokter Park.

-Flashback-

Kelima member Shinee dan 6 member 2pm berlari menelusuri koridor rumah sakit dengan tidak sabar. Mereka sangat ingin melihat sendiri keadaan Yui yang sebenarnya. Sekarang pikiran Onew benar-benar kalut. Setelah selesai dengan Music Core, Onew mendapat Kabar dari para 2PM bahwa Yui mengalami kecelakaan di jalan depan gedung acara. Setelah itu langsung saja ia menelepon semua member Shinee dan bergegas menuju rumah sakit.

Sedangkan Key, Jonghyun dan Taemin  tak bisa berpikir lagi. Selama sebulan ini sebenarnya Yui bukan hanya menjadi asisten pribadi Onew tapi secara tak langsung Yui sudah menjadi asisten Shinee. Dia begitu baik pada semua member Shinee. Mereka pun sudah menganggap Yui sebagai asisten mereka sekaligus Noona mereka. Begitu mendapat kabar dari Onew dan Minho mereka segera menuju rumah sakit.

Tak ada yang bicara ketika ke-11 namja itu menunggu di depan ruang UGD dengan pikiran masing-masing.

“ Yui.. telah berjanji padaku untuk melihat penampilan kita.. tapi kenapa… kenapa.. dia…” gumam Nickhun pelan. Air mata menetes di pipi putihnya. Semua temannya memeluknya, mereka merasakan hal yang sama. Kenapa sahabat mereka harus mengalami hal ini? Kenapa?

Cleeekkkk

Seorang pria menggunakan jas putih panjang keluar dari ruang UGD di dadanya tertempel name tag dengan tulisan Park Jung Soo. Ke-11 namja itu menoleh ke arahnya. Dan segera mengelilingi pria paruh baya itu. namun tak ada yang mampu membuka mulut untuk menanyakan apa yang ada dipikiran mereka. Karena Terlalu takut untuk mendengar hal yang tak seharusnya terjadi.

“ Dok.. bagaimana…” terdengar suara Key yang akhirnya angkat bicara mewakili mereka dengan nada tercekat. Dokter menatap mereka dengan pandangan menyesal.

“ Apa ada di antara kalian yang bernama Onew?” tanya Dokter Park balik. Mereka menatap dokter itu dengan tatapan bingung. Bukan menjawab pertanyaan mereka dia malah bertanya tentang Onew. Onew yang heran mengangkat tangannya.

“ Sa.. saya Onew, ada apa dok?” tanya Onew. Dokter itu memberikan sebuah jaket biru yang sudah berlumuran darah. Onew menatap Jaket itu tak percaya.

“ Ini milikmu kan?” Onew mengangguk. Ini adalah jaket yang dia pinjamkan pada Yui setengah bulan lalu. Onew menatap dokter park bingung.

“ Menurut saksi mata, sebelum korban tertabrak di terus menatap jaket ini dengan  senang sehingga tidak sadar dengan keadaan sekitarnya. Bahkan ketika kami sedang mencoba mengobati luka parah di seluruh tubuhnya dia terus memeluk jaket ini erat dan menggumankan ‘ Onew-san,  Maafkan aku’. Kupikir ini penting baginya.. jadi…”

“ KATAKAN PADA KAMI APA YANG TERJADI PADA YUI – NOONA!!” teriak Chansung tak sabar memotong ucapan Dokter Park. Dokter Park menghela napas panjang, ia sudah biasa di bentak oleh para keluarga korban seperti ini. Lalu dia memberikan jaket itu pada Onew dan setelah Onew menerimanya, ia menjawab pertanyaan Chansung.

“ Kami sudah mencoba sebisa kami.. tapi gadis ini sudah terlalu banyak kehilangan darah. Kami minta maaf” kata dokter Park. Seketika itu juga mereka semua merasa lemas. Taecyeon sudah terduduk di lantai, kaki athletis-nya sudah tidak mampu menopang tubuhnya lagi. Air mata mengalir deras dari matanya. Jonghyun memukul dinding rumah sakit dengan keras, air matanya mengalir tak kalah deras dari Taecyeon. Key mengusap-usap punggung Jjong, air matanya juga menetes. Minho memeluk Taemin yang menangis pilu, air matanya yang tak terbendung lagi. Member 2pm yang lain tak kalah sedih, mereka menangis frustasi, putus asa.

“ ANDWWWWWEEEEEEE!!(NO!). YUI-YAAAA!!!”

“ NOOONA!!!”

“ YUUII!!!!”

-Flashback end-

“ Satu lagi Onew-ssi” dokter park membuyarkan lamunan Onew dan mengulurkan sebuah Compact Disk padanya. Onew sekali lagi menatap Dokter Park bingung.

“ Ini di temukan di kantung bagian dalam jaket itu. tempatnya sudah rusak, tapi untung saja CD di dalamnya tak apa-apa.. kurasa ini juga ingin dia berikan untukmu” jelas dokter Park melihat kebingungan di wajah Onew. Dokter park meletakkan CD berbungkus tisu itu di tangan Onew kemudian menepuk pundak Onew pelan dan berjalan meninggalkan Ke-11 namja yang tak henti-hentinya mengeluarkan air mata dan teriakan frustasi.

Onew berganti menatap Jaketnya yang sudah berlumuran darah Yui. Otaknya tak mampu berpikir lagi. Dilihatnya sebuah bordiran namanya di bagian dalam jaket itu. ia merasa tidak pernah membuat bordiran itu. diperhatikannya Bordiran itu. tertulis namanya –Onew- dengan hiasan Gitar dan piano dan juga beberapa tanda nada di sekelilingnya. Ia tertegun melihatnya. Piano dan Gitar. Onew dan Yui. Air matanya mengalir menyadari apa maksudnya. Dai tahu Yui yang melakukan hal ini. Perlahan dipakainya jaket yang berlumuran darah itu ketubuhnya. Ia tak peduli badannya ikut berlumuran darah amis itu. ia tak peduli… hanya satu kalimat yang dia ingin ungkapkan saat ini.

“ Yui.. Aishiteru yo! Jeongmal Saranghaeyo”

***

In Yui Last CD to Onew

Haloo Onew-san!! Aku merekam lagu ini untukmu, aku sudah selesai membuat seluruhnya.. kuharap dengan kau mendengarkan lagu ini dan membayangkan orang yang kau sayang menyanyikannya untukmu sehingga kau bisa lebih menghayati lagu please don’t go. Jika kau bisa menghayati lagu itu dengan baik kurasa akan sangat hebat. Kikinasai yo! (dengarkanlah!)

Dakara Ima.. ai ni yuku… sou kimetanda..
(That’s why now… I’m coming to meet you… That’s what I decided…)

Poketto no kono kyoku wo… kimi ni kikasetai…
(The song in my pocket… I want to let you listen to it…)

Sotto Boryu-mu wo agete… tashikamete mita yo…
(Raising the soft volume… To make sure it’s just right…)

Oh Goodbye days.. ima kawaru ki ga suru…
(Oh Goodbye days.. Now I know things are going to change..)

Kinou made ni… so Long…
(Until yesterday….so long…)

Kakko Yokunai.. Yasashisa ga soba ni iru kara...)
( Unstylishly but staying gently… by my side, that’s why..)

La la la la… Love with you...

Katahou no Earphone wo.. Kimi ni watasu…
(one side of my earphones… Passing You…)

Yukkuri to.. nagare komu kono shunkan..
( Slowly.. in that moment when the music starts flowing.. )

Umaku aisete imasu ka? Tama ni mayou kedo…
(Do I have the ability to love you properly? But sometimes I’ll get lost.)

Oh goodbye days Ima kawari hajimeta..
( Oh Goodbye days, Now It’s beginning to change..)

Mune no oku….. allright
(but deep inside my heart it’s alright)

Kakko Yokunai.. Yashashisa ga soba ni iru kara...)
( Unstylishly but staying gently… by my side, that’s why..)

La la la la… Love with you...

Dekireba, kanashi omoi nante shitaku nai
(If I could, I don’t want to think about the sadness )

Demo yattekuru deshou, oh.. sono toki egao de
(But you’ll definitely turn up, won’t you? Oh.. at this time With a smile)

“Yeah, Hello my friend” nante sa.. ieta nara Ii no ni
(Yeah hello my friend, how shall I say this? It’s fine even if I said it out loud)

Onaji uta wo… Kuchisuzamu toki
(When I’m humming the same song)

Soba ni ite.. I wish..
(I wish I was by your side)

Kakko yokunai.. Yasahisa ni aeta yokatta yo
(I’m glad I met your… uncool brand of kindness)

La..la la la Goodbye days…

-FIN-

Jgn lupa RCL yo!!! Need your comment!!

Ohh iya sesudah part 4 ini saya membuat after storynya.. nanti mohon dibaca juga ya gimana nasib Onew setelah di tinggal YUI hhehe ^_^

Dewa- dewa adieu..

 

One thought on “(Fanfic) Please, don’t go Part 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s