(Fanfic) Please, don’t go Part 2

Please, Don’t Go part 2

 

Author                      : Maulisa a.ka Mayujita a.k.a Lee Jin ah a.k.a mayuki

Main cast                 : Yoshioka Yui as Yui, Lee Jinki as Onew

Suporting cast       : Nickhun as Yui’s school friend, all Member 2pm as cameo, Member Shinee, and other cast you can find after read.

Length                      : sequel (2/4)

Genre                       : Romance, Sad, Angst, Song-fic(maybe),

Rating                      : PG-13

A.N                          : Anyyeeoonngg!! Konnichiwaa!! Bertemu lagi dengan saya Author gaje, dengan FF yang tak kalah gajenya dari Author.. Gaje kan?! #Plakk *abaikan*.
Mudah mudahan kalian suka!! Ayoo yang suka copas sembarangan ga izin, pulang!! Hush hush!

Theme song          : Please, don’t go – SHINee, Goodbye days- YUI

 

“ Hyung.. dia ini siapa?” tanya Key pada Onew ketika dia melihat Onew datang bersama Yui ke studio rekaman. Onew tersenyum lalu menarik Yui mendekatinya.

“ Dia.. asisten baruku. Baik-baik ya padanya” kata Onew. Member Shinee yang lain menatap Yui.

“ Ohh asistant Onew Hyung yang baru. Halo.. namaku Key” kata Key sambil mengulurkan tangannya ke arah Yui. Yui menatap Key ragu lalu menjabat tangan Key. “Yo..Yoshioka Yui” kata Yui terbata-bata.

“ Noona.. orang jepang ya? Perkenalkan aku Taemin!” kata Taemin antusias. Yui tersenyum.

“ Halo.. aku Minho” kata Minho.

“ Nah.. teman-teman dia ini satu kampus dengan kami, dia jurusan Musik. Dan dia pintar bermain gitar” kata Jonghyun kepada semua temannya. Key, Taemin, dan Minho mengangguk-angguk mengerti.

“ Sudah, waktu berkenalannya habis! Yui sekarang tolong kau belikan aku air mineral dan beberapa Cemilan untuk kami di supermarket seberang jalan. Ok! Dan tidak pakai lama”kata Onew. Yui mendengus kesal dan segera menuruti permintaan Onew. Benar-benar namja yang menyebalkan. Tapi mau tak mau ia harus melaksanakannya mengingat perkataan Onew di mobil dalam perjalan ke Studio.

Flashback

“ Kukira kau akan kabur” kata Onew pada Yui ketika mereka sama-sama berada di dalam mobil Onew menuju Studio Rekaman. Yui mendengus pelan.

“ Aku bukan orang yang tidak bertanggung jawab seperti itu” jawab Yui datar. Onew menatap Yui sekilas dan kembali fokus pada jalan.

“ Siapa namamu? Kita satu kampus tapi tak saling mengenal sama sekali” kata Onew. Yui menatap Onew ragu antara ingin memjawab atau tidak, tapi ketika mengingat alasan dia menjadi asistant Onew, ia memutuskan untuk menjawab.

“ Yui.. Yoshioka Yui” jawab Yui. Onew terseyum.

“ Nah, Yui. Perkenalkan aku Lee Jinki tapi aku lebih senang di panggil Onew. Mulai sekarang kau akan menjadi asistant Pribadiku baik di sekolah, pekerjaan, ataupun di rumah. Mengerti?” kata Onew. Yui membelalakkan matanya.

“ Di rumah juga??! Nee! Kau mau membuatku gila ya? Aku juga butuh belajar! Masa aku harus menghabiskan 1 bulan waktuku hanya untuk mengurusmu? Yang benar saja! Akademikku itu sangat penting!!” Seru Yui kesal. Onew tertawa kecil.

“ Aku tahu. Maka dari itu, karena aku orang yang baik. Kau ku izinkan Kuliah sesuai jadwalmu dan sepulang Kuliah baru kau bisa mengurusku. Tapi jika aku memang sangat membutuhkan bantuanmu walaupun kau sedang kuliah, aku mau kau datang! Mengerti??” tanya Onew lagi. Yui masih menatap Onew tak percaya.

“ Tapi.. bagaimana aku bisa mengerjakan Tugas ku? Sedangkan waktuku habis untuk mengurus segala kepentinganmu!” seru Yui kesal.

“ Kau kan bisa mengerjakannya di sela-sela mengurusku. Dan itu kuizinkan karena aku tahu akademik itu penting” kata Onew lagi.

“ Ta..tapi.. tapi..”

“ Kalau kau menolak yahh… aku terpaksa melaksanakan apa yang kukatakan padamu kemarin” kata Onew memotong perkataan Yui. Yui mau tak mau hanya diam pasrah ketika Onew mengatakan itu.

Flashback End

“ Dasar pria menyebalkan!!” gerutu Yui.

***

“ Yui-ya!!” panggil Nickhun ketika dia melihat Yui sedang berdiri di depan Toilet Pria sambil memegang case gitarnya ditangan kanan dan buku-buku Onew di tangan kiri. Sedangkan punggungnya menyandang Tas Onew. Sudah 3 hari ini dia menjadi asistant pribadi Onew.

“ Seminggu ini kau kemana saja? Dan.. ini tas siapa?” tanya Nickhun ketika dia menghampiri Yui dan melihat bawaan gadis itu. yui tersenyum lemah.

“ Yaahh.. ada bermacam-macam kejadian tak terduga” kata Yui sambil menghembuskan napas panjang.

“ Yui… kau masih di sana kan?” tanya Onew dari dalam Toilet dan tak lama kemudian dia muncul dari dalam Toilet pria. Nickhun menatap Onew.

“ Nickhun Hyung. Apa kabar?” tanya Onew sopan ketika dia melihat Nickhun. ‘cih.. dia bisa bersikap sopan begitu pada Nickhun tapi tidak padaku’ pikir Yui.

“ Onew-ya.. aku baik. Kau bagaimana?” tanya Nickhun ramah.

“ Aku baik-baik saja” Jawab Onew ramah juga. “ Yui.. cepat bawa barang-barangku ke kelas. Maaf Hyung aku harus segera kekelas” kata Onew sopan lalu berjalan meninggalkan Nickhun. Yui mengepalkan tangannya kesal.

“ Ada apa antara kau dan Onew? Katanya kalian tak saling kenal” tanya Nickhun pada Yui. Yui menatap Nickhun dengan tatapan sengsara.

Ya! Yui cepat bawa barangku!” Teriak Onew. Yui menatap Onew kesal.

“ Maaf ya. Nickhun.. ceritanya panjang. Nanti pasti kuceritakan. Sekarang aku harus pergi! Ja nee!!” kata Yui lalu berlari kecil menghampiri Onew. Nickhun hanya menatap mereka Bingung.

***

“ Yui.. cepat ambilkan kostum panggungku!” seru Onew dari ruang ganti. Yui yang sedang mengerjakan tugasnya di ruang Make up mendengus kesal dan meletakkan pena-nya dengan kasar lalu mencari Kostum panggung yang akan di pakai Oleh Onew di acara SBS Inkigayo. Ia membongkar-bongkar kostum-kostum yang digantung di sudut ruangan. Lalu membawa salah satunya ke ruang ganti dan memberikannya pada Onew yang sudah mengulurkan tangan. Yui kembali duduk dan mengambil pena-nya siap menulis lagi.

“ Yui!! Sepatunya!!” seru Onew lagi. Yui mendengus kesal. Baru saja dia akan melanjutkan kegiatan menulisnya. Dengan kesal dia mengambi sepatu Onew yang berada di bawah Meja.

“ Ini! Apa ada lagi??” Tanya Yui kesal sambil memberikan sepasang sepatu itu. Onew meraih sepatunya.

“ Kau tunggu disitu. Tunggu sampai aku selesai mengganti kostum” jawab Onew. Yui mendengus. Seenaknya saja dia, kalau saja Yui tak ingat apa yang sudah dilakukannya pada Ponsel mewah Onew, dia pasti sudah kabur sekarang.

“ Nah sekarang kau ikut aku” kata Onew ketika sudah keluar dari Ruang Ganti. Dia menarik tangan Yui untuk mengikutinya.

“ Hyung! 5 menit lagi giliran kita” panggil Taemin ketika Onew dan Yui masuk ke backstage. Onew melepas tangan Yui dan berjalan mendekati Taemin.

“ Onew – san, kenapa aku harus ikut kesini? Aku kan harus mengerjakan Tugasku” seru Yui pada Onew. Onew menoleh menatap Yui.

“ Kau harus menunggu disini untuk memberikanku air mineral setelah kami selesai tampil. Arraseo?” tanya Onew. Yui mendengus kesal. ‘Memangnya dia tidak bisa mengambil minum sendiri? Aku kan harus mengerjakan Tugas Lyiricsku!’ teriak Yui dalam hati.

“Ya.. Ini dia penampilan yang kita Tunggu-tunggu Boyband yang Kontemporer! SHINEEEEE!!!” terdengar MC memanggil Shinee untuk masuk ke atas panggung. Kelima Member memasuki panggung di iringi dengan tepuk tangan dan teriak histeris para fans.

“ Banyak sekali fansnya” gumam Yui. Musik mulai mengalun menandakan Shinee siap memulai penampilan.

Jonghyun: Noona neomu yeppeo seo namja deul ee gah manahn dweo

 Heun deul ree neun keu nyeo ue mam sah shee ahl geotseo

Onew: Keunyeo eeh geh sarang eun han sun gan ue neu ggeem eel bbun

 Mwoh rah hae doh nah eeh gehn salme everything

All: Ah mah keu nyeo neun eoh reen nae gah buh dang seu reo uhn gah bwa

 Key: Nahl pah rah boh neun nun bee chee mahl hae juh jahn ah

 All: And I think I’m gonna hate it girl

 Kkeu teh dah gah oo neun geol

 Jonghyun: Gah seum ee mahl hae jun dah nuh gah mwoh rae doh

All: Noona neomu yeppeo

 (Taemin: Keu keu nyeo reul boh neun nah neun) mee chyeo

 Taemin: Hah hah jee man ee jehn jee chyeo

 All: Replay Replay Replay

 All: Chuh eok ee nae mam eul hal kweo eoh

 (Taemin: Ah ah passeo ee jehn mam eul) goh chyeo

 Taemin: Dah dah gah oohl ee byeol eeh nan

 All: Replay Replay Replay

Yui tertegun mendengar lagu yang dinyanyikan Oleh mereka. Ia menikmati lagunya ditambah dengan Dance mereka. Yui benar-benar menikmatinya. Tanpa sadar lagunya sudah Berganti, kini di panggung hanya tinggal Onew dan Jonghyun yang bernyanyi. Key, Minho dan Taemin masuk ke backtage. Yui yang melihat mereka segera memberikan botol air mineral pada masing-masing dari mereka.

“ Terimakasih, Noona. Bagaimana menurut Noona penampilan kami?” tanya Taemin antusias sambil menegak air minumnya. Yui tersenyum.

“ Aku terkesan” kata Yui, Taemin tesenyum mendengar pujian Yui.

“ Minho-ya.. suara Onew hyung dan Jjong hyung semakin hari semakin bagus saja ya. Aku jadi iri” kata Key pada Minho. Yui menoleh ke arah Key dan Minho yang sedang menonton penampilan Onew dan Jonghyun. Yui juga ikut memperhatikan penampilan Onew dan Jonghyun yang sudah bernyanyi sejak tadi.

[Jonghyun&Onew] andwaeyo andwaeyo geureoke gajimayo

Jebal han beonman han beonman nal dasi anajwoyo

[Jonghyun] dasi nungama neol boreo gamyeon geu jarie meomchun nareul anajwoyo

[Jonghyun] nuneul tteo boado ne moseumman seonmyeonghande

Nega inneunge kkumieotdan geol nae nunmure bichwojin seulpeumi malhaejwosseo

[Onew&Jonghyun] andwaeyo andwaeyo geureoke gajimayo

Jebal hanbeon man hanbeon man nal dasi anajwoyo

[Onew] dasi nungama neol boge doemyeon geu jarie meomchun nareul anajwoyo

Yui tertegun mendengar suara Solo Onew. Suaranya begitu lembut. Yui memejamkan matanya menikmati lagu mellow itu dan sesekali bersenandung mengikuti melodi dan iramanya.

[Jonghyun] aereul sseo aereul sseodo ttereul sseo ttereul sseo dasi dorawa

[Jonghyun&Onew] andwaeyo andwaeyo geureoke gajimayo

Jebal han beonman han beonman nal dasi anajwoyo

Andwaeyo andwaeyo geureoke gajimayo

Jebal han beonman han beonman nal dasi anajwoyo

[Onew] dasi nungama neol boreo gamyeon geu jarie meomchun nareul anajwoyo

Alunan musik perlahan-lahan melembut dan akhirnya berhenti. Terdengar tepuk tangan yang sangat meriah dan teriakan histeris para gadis-gadis. Onew tersenyum sebagai penutup penampilan mereka, Jonghyun melambai-lambai pada para fans dan mereka berjalan memasuki backstage untuk di gantikan Oleh artis yang lain. Yui melihat Onew dan Jonghyun yang berjalan mendekatinya. Segera saja dia memberikan Botol air mineral pada Onew. Onew menerimanya sambil tersenyum manis. Yui tertegun melihat senyum tulus Onew yang pertama kalinya di perlihatkan pada Yui, biasanya Onew maupun dia selalu menunjukkan senyum sinis ataupun dengus kesal. Entah kenapa Pandangan Yui terhadap Onew sekejap itu berubah.

***

Yui menatap Kalender kecil di meja belajarnya. Banyak lingkaran berwarna biru di sana. Sudah ada 15 lingkaran di kalender itu. Artinya sudah 15 hari dia menjadi asistant pribadi Onew. Yui menghela napas.

“ Ternyata masih ada 15 hari lagi. Huufftt” keluh Yui. Sudah setengah bulan ini dia kurang tidur karena Biasanya Onew mengizinkan dia pulang setelah pukul 10 malam, tapi jika dia harus tampil pada acara malam seperti MuBank ia baru boleh diizinkan pulang pukul 12 malam. Setibanya dirumah dia harus mengerjakan tugas akademiknya sehingga sehari dia mungkin hanya bisa tidur selama 3 jam. Ditambah lagi setiap hari dia harus membawa barang-barang Onew, badannya terasa pegal semua. Baru kali ini dia merasa sangat butuh Refreshing.

Yui merebahkan tubuhnya di lantai apartementnya. Dia menatap langit-langit apartementnya.

Tarinai kinou ni obore yume ni kaita kyou soro e nakute mo yeah yeah..

Yui meraih Ponselnya yang berada di atas Meja. Dia melihat layarnya.

馬鹿なオニュ! (Baka na Onew!)

Yui mendengus pelan. Lalu mengangkat telepon dari Onew itu.

“ Moshi-moshi” seru Yui tak semangat.

“ Yui-ya.. cepat ke kampus sekarang! Penting” kata Onew. Yui membelalakkan matanya.

Nee! Bukankah kau libur hari ini? Kenapa harus ke kampus. Aku kan sedang istirahat” kata Yui kesal. Onew berdecak di ujung telepon.

“ Sudah tak usah banyak tanya! Cepat saja kesini! Atau…”

“ Ya.. ya ..ya baiklah Onew-sama! Tunggu aku!” seru Yui memotong ocehan Onew. Dia sudah bosan mendengar ancaman itu. Yui mengambil gitarnya lalu keluar apartement dan menguncinya. Ketika sudah yakin apartementnya aman ia berjalan ke arah sepedanya dan mengayuhnya menuju kampus yang tak jauh dari apartementnya.

“ Kau dimana? Aku sudah di parkiran sepeda” tanya Yui di telepon. Bukannya jawaban Onew yang di terima Yui, dia malah mendengar permainan piano yang indah.

“ Hei! Aku tanya kau ada dimana?” tanya Yui lagi mulai kesal.

“ Tebak saja!” kata Onew disela-sela permainan piano itu. Yui berdecak kesal dan mulai berpikir dimana tempat di kampusnya yang ada piano. Hmmmm … Yui mengerutkan keningnya. Ah ya Ruang musik di lantai 2! Segera saja di melangkahkan kaki menuju ruang musik. ‘ Menyusahkan saja si bodoh itu!’ pikir Yui.

Yui berjalan menelusuri koridor menuju ruang musik. Samar-samar dia mendengar suara permainan Piano yang indah. Begitu tiba dipintu paling ujung koridor disana tertera tulisan “Ruang Musik”.  Dibukanya pintu Ruang Musik dan ia melihat Onew yang sedang memainkan jarinya di atas Tuts Piano. Yui masuk kedalam ruang musik dan menutup pintunya. Onew yang sedang asik menikmati permainannya tak menyadari adanya Yui. Yui juga tak mau mengganggu kegiatan Onew itu dan memutuskan untuk menikmati permainan indah Onew.

“ Kau sudah datang?” tanya Onew ketika di akhir  permainannya dia melihat Yui. Yui terseyum.

“ Ya, beberapa menit yang lalu” jawab Yui. “ Permainan pianomu indah” puji Yui lagi. Onew tersenyum. Yui berjalan mendekati Onew.

“ Apa judulnya? Bukankah itu melodi lagu yang kau dan Jonghyun nyanyikan di SBS?” tanya Yui lagi.

“ Kau benar. Judulnya ‘ Please don’t go’” jawab Onew. Yui mengangguk mengerti. Dia mengeluarkan gitarnya dari dalam case. Lalu menyetemnya (?) sebentar dan mulai memetiknya mengikuti melody yang tadi Onew mainkan. Kali ini Onew yang menikmati permainan Yui tanpa sadar dia mulai bernyanyi.

dasi nungama neol boreo gamyeon geu jarie meomchun nareul anajwoyo

Yui dan Onew mengakhiri Duet mereka. Mereka bertatapan lalu saling tertawa.

***

“ Suaramu sangat merdu Onew-san. Tapi kurasa penghayatan untuk lagu ‘Please don’t go’ itu agak kurang” kata Yui. Onew tersenyum sambil mengeluarkan beberapa kaleng soda.

“ Aku juga merasa begitu. Mungkin karena aku belum pernah merasa akan kehilangan seseorang” Jawab Onew sambil memberikan Yui sekaleng soda. Yui tersenyum.

“ Mungkin. Haha . ah ya. Baru kali ini ya kita mengobrol seperti teman. Biasanya kau bicara padaku hanya marah-marah dan memerintah saja” kata Yui sambil mengambil soda kaleng yang di sodorkan oleh Onew. Onew tertawa mendengar Komentar Yui.

“ Maaf ya.. aku selalu membentakmu. Saat itu aku sedang banyak pikiran di tambah lagi kau yang selalu menggangguku” kata Onew lagi. Yui tersenyum.

“ Hai, Daijoubu yo” kata Yui sambil menenggak Sodanya.

“ Ngomong-ngomong sebenarnya tadi kau memanggilku kesini untuk apa?” tanya Yui lagi.

“ Ahh.. itu. tidak aku hanya sedang butuh teman  dan entah kenapa aku malah jadi menelponmu dan memintamu datang. Maaf ya” kata Onew lagi. Yui menggeleng.

“ Tidak apa-apa. Terkadang aku juga membutuhkan seseorang untuk hanya sekedar menemani. Jadi kupikir senang rasanya bisa membuat orang lain senang” jawab Yui. Onew menatap Yui.

“ Oh iya.. tadi permainan Gitarmu bagus sekali. Sejak kapan kau belajar?” tanya Onew.

“ Aku belajar gitar sejak aku duduk di bangku SMA” jawab Yui.

“ Belajar dari bangku SMA, dan sekarang sudah semahir itu?” tanya Onew tak percaya. Yui tertawa.

“ Ya, banyak temanku di Jepang maupun Korea menyebutku Jenius” jawab Yui dengan nada bercanda. “ Tapi kurasa tidak begitu” lanjutnya lagi.

“ Tidak. Yang mereka katakan benar. Kau itu jenius. Bukankah kau baru mendengar lagu Please don’t go 2 kali? Tapi sudah bisa memainkannya dengan hampir sempurna begitu” kata Onew lagi sambil tersenyum. Yui menatap Onew kaget. Ia benar-benar tidak menyangka ternyata sebenarnya Onew pria yang lembut. Padahal saat pertama kali bertemu, Onew selalu saja membentak dan meneriakinya tapi sekarang Onew yang ada di hadapannya memujinya berkali-kali dengan senyum tulus. Tiba-tiba saja dada Yui terasa berdebar. Ada apa ini??

“ Ayo kita pulang Yui.. sudah pukul 4 sore” kata Onew membuyarkan lamunan Yui. Yui menatap jam tangannya, benar sudah jam 4 sore tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Lalu mereka sama-sama keluar dari gedung kampus. Sayangnya….

“ Yaahhh kenapa harus Hujan siihhh?? Aku kan tak bawa payung. Dan lagi aku tak pakai jaket” seru Yui kesal. Onew menatap Hujan yang turun deras dari Lobby kampus.

“ Hari ini aku tak bawa mobil. Tadi aku meminjam motor Minho untuk kesini. Kalau begitu mau tak mau kita harus menunggu sampai hujannya reda disini” kata Onew. Yui menghela napas panjang. Ahh sudahlah mau tak mau ia harus mengikuti saran Onew. Mengingat ia tak mau basah kuyup.

Mereka berdua berdiam menatap tetesan air hujan yang semakin lama semakin deras. Yui tak nyaman jika berdiam saja seperti itu, Tiba-tiba Yui mendapat ide jahil. Ia mengulurkan tangannya ke air hujan sehingga air itu menggenang di Tangannya. setelah airnya cukup banyak dengan jahilnya Yui menyiramnya ke arah Onew. Onew yang disiram, kaget karena tak menduga akan disiram seperti itu. Yui tertawa melihat ekspresi kaget Onew. Onew menatap Yui kesal lalu ia juga melakukan hal yang sama pada Yui. Pada akhirnya mereka berdua malah bermain air seperti anak kecil. (author: so sweett bgt dah bdua! Wkwkwk ^_^)

***

Yui dan Onew duduk di lobby dalam gedung jurusan seni. Baju mereka sudah basah karena bermain air tadi. Yui menatap jam tangannya. Pukul 7 malam. Sudah berjam-jam mereka disana tapi hujan belum mau berhenti juga. Yui menggosokkan kedua telapak tangannya dan sesekali meniupnya untuk menghilangkan dinginnya angin musim gugur dan karena bajunya yang masih lembab.

“ Maaf ya.. tadi aku yang memintamu datang kesini. Dan sekarang kita malah jadi terjebak disni karena Hujan” kata Onew. Yui menoleh kearah Onew dan tersenyum.

“ kan sudah kubilang tak apa-apa” kata Yui sedikit bergetar karena kedinginan. Onew menatap Yui merasa bersalah. Lalu dia berjalan ke arah Jaketnya yang dijemur di tangga. Ia memeriksa jaketnya yang ternyata sudah cukup kering. Ia mengambil jaket itu dan duduk kembali didekat Yui.

“ Kau pakai jaket ini ya?” Kata Onew sambil meletakkan jaket di punggung Yui. Yui kaget menatap Onew. Lalu Onew meraih kedua tangan Yui dan menggosok-gossokan tangannya ketangan Yui. Mata Yui membulat sempurna atas kelakuan Onew itu. Onew juga kaget atas apa yang dia lakukan tapi dia juga merasa senang.

“ Dengan begini kita sama-sama hangat kan?” kata Onew pada Yui. Yui hanya menundukkan kepalanya. Dia merasakan dadanya yang berdebar dan sesuatu di perutnya seperti jutaan kupu-kupu yang berterbangan.

~ To be continued…

 

Hallooooo reader dan teman2 semua… ini nih part duanya please don’t go.. hehe mulai ada sesuatu ni antara OnYu (OnewYui) couple. Haha gimana menurut kalian? Jgn lupa berikan komen kalian ya… like juga boleh.. oh iya semua FF saya udah saya Post di blog pribadi saya jadi kalo ada yang ngerasa pernah baca itu mungkin emng pnya saya. Soalnya saya bikin ini bner2 murni dari otak saya.. hehe

sampai jumpa di part selajutnya… Best regards for all reader..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s