(Fanfic) Please, don’t go Part 1

Hai… Kemaren admin dapat kiriman fanfiction YUI nih. Judulnya Please, don’t go dan ditulis oleh Maulisa. Bagi kamu yang juga ingin karyanya terpampang di wordpress ini, silakan kirim tulisan kamu ke indonesialovesyui@yahoo.com Karya yang masuk akan kami usahakan untuk di posting secara berkala🙂 OK, this is it! Please, don’t go…

Please, Don’t Go part 1

Author                      : Maulisa a.ka Mayujita a.k.a Lee Jin ah a.k.a mayuki

Main cast                  : Yoshioka Yui as Yui, Lee Jinki as Onew

Suporting cast          : Nickhun as Yui’s school friend, all Member 2pm as cameo, Member Shinee, and other cast you can find after read.

Length                      : Sequel (1/4)

Genre                       : Romance, Sad, Angst, Song-fic(maybe),

Rating                      : PG-13

A.N                          : Anyyeeoonngg!! Konnichiwaa!! Bertemu lagi dengan saya Author gaje, dengan FF yang tak kalah gajenya dari Author.. Gaje kan?! #Plakk *abaikan*.
Mudah mudahan kalian suka!! Ayoo yang suka copas sembarangan ga izin, pulang!! Hush hush!

Theme song              : Please, don’t go – SHINee, Goodbye days – YUI

“ Gomen.. aku tak bisa menemanimu ke konser itu. serius” Kata Yui pada orang di seberang telepon. Sementara tangan kanannya sedang memegang Ponsel dan menempelkannya di telinga, tangan kirinya sedang berusaha meletakkan baju basah yang baru saja di cucinya ke tali jemuran apartement kecilnya.

“ Yaahhh… aku kan ingin kau melihat Konser itu. kau itu butuh hiburan. Sejak kau tiba di korea kau sama sekali belum pernah jalan-jalan kan? Kerjamu hanya Membaca buku, membuat lagu di rumah atau membersihkan Apartement kecilmu” kata orang diseberang telepon, Nickhun. yang tak lain adalah teman Yui selama di Korea menjalani pertukaran pelajar jurusan Musik. Mereka bertemu di Jepang 1 tahun yang lalu ketika Nickhun  sedang melakukan Liburan di Jepang bersama teman-temannya. Mereka tak sengaja bertemu ketika Yui sedang melakukan Street Performance di Shibuya.

“ Demo.. kau tahu kan kalau aku harus selalu begitu demi mempertahankan prestasi ku. Demi beasiswa pertukaran pelajar ini?!” Kata Yui lagi sambil menjemur pakaiannya yang lain.

“ Ya.. ya.. aku Tahu! Tapi kau itu jenius dalam bermusik! Untuk apa belajar lagi?” kata Nickhun kesal. Yui hanya tertawa. Ia menahan handphonnya di telinga dengan bahunya lalu kedua tangannya mengangkat ember yang berisi air bekas cuciannya dan hendak membuangnya ke luar balkon lantai dua.

“ Ya!! Kenapa kau malah tertawa?” seru Nickhun kesal akan kelakuan temannya yang satu itu.

“ Hhahaha kau juga tak kalah Jenius. Dance mu juga semakin mahir” kata Yui lagi sambil menuang isi embernya ke luar balkon. BYYUUUURRR…

“ Ya! Siapa yang berani menyiramku dengan air! Aisssshhh!!” seru Seseorang dari balik balkon apartement Yui.

“  Gomen.. nanti kutelepon lagi. Dan sekali lagi maaf aku tak bisa menemanimu ke Konser itu. ja ne!” kata Yui sambil menutup Flip ponselnya dan melihat siapa yang berteriak di balik Balkonnya.

“ ya… yaa!! Kenapa malah ditutup! Aiiisshhh” Seru Nickhun  kesal dan menutup Ponselnya juga.

***

“ Aissshhh mau sampai kapan mereka mengikutiku?” gerutu Onew. Dia sedang bersembunyi di balik semak-semak di depan sebuah apartment kecil. Ia sedang bersembunyi dari para gadis-gadis yang tiba-tiba saja mengejarkan ketika ia sedang jalan-jalan.

“ Sial sekali nasibku” gerutu Onew. Dia mengintip dari balik semak-semak. Gadis-gadis itu masih disana dan sedang celingak-celinguk mencari dirinya.

“ Hhahaha kau juga tak kalah Jenius. Dance mu juga semakin mahir” samar-samar Onew mendengar Tawa seorang gadis di balik pagar pembatas antara semak-semak dengan Apartement kecil itu.

“ Sepertinya dia tidak disini. Ayo kita cari di tempat lain” seru gadis-gadis itu. Huufft .. akhirnya Onew bisa bernapas lega. Tapi tak disangaka tak diduga ketika dia hendak keluar dari persembunyiannya tiba-tiba seluruh tubuhnya sudah basah oleh air yang berbau detergen.

“ Ya! Siapa yang berani menyiramku dengan air! Aisssshhh!!” Teriaknya kesal. Tak lama kemudian Yui muncul dari balkon lantai duanya dan melihat Onew yang sedang basah.

“ Daijoubu?” tanya Yui. Onew mengusap wajahnya dengan tangannya dan mendongak untuk melihat siapa yang berbicara.

“ Kau baik-baik saja? Maaf kan aku ya.. aku tidak tahu kau ada di situ” kata Yui menyesal. Onew menatapnya tajam.

“ Ya!! Apa aku tidak bisa melihat kalau ada orang?” tanya Onew kesal. Yui kaget dibentak seperti itu. lalu dia masuk ke dalam apartementnya.

“ Lihat! bahkan dia tidak menyesal sama sekali” kata Onew kesal sambil mengusap-usap tubuhnya yang sudah basah.

“ Ini.. handuk untuk mengeringkan pakaianmu. Maaf ya sudah membuatmu basah. Aku benar-benar tidak tahu kau ada disitu” kata Yui yang tiba-tiba sudah berada di samping Onew sambil menyodorkan sebuah handuk biru. Onew mengambil handuk itu dari tangan Yui dengan agak kasar.

“ Memangnya kau tidak punya Mata ya?! Menyusahkan saja!” kata Onew masih kesal. Lama-lama Yui merasa kesal juga sejak tadi di bentak terus oleh Onew.

“ Hei! Aku kan sudah minta maaf dan memberimu handuk itu sebagai permintaan maaf, kenapa kau masih saja marah-marah? Aku kan benar-benar minta maaf” seru Yui kesal dengan Onew. Onew menatap Yui kesal. Baru kali ini Yui bertemu orang yang menyebalkan seperti ini di korea. Ia hendak kembali masuk kedalam apartementnya tapi tangannya di tahan oleh Onew. Yui menatap Onew dengan tatapan ‘ada apa lagi?’.

“ Kau tahu! Aku belum pernah bertemu gadis sombong sepertimu! Memangnya siapa kau? Kau tidak mengenalku?” Kata Onew kesal masih mencengkram pergelangan tangan Yui. Yui menatap Onew sinis.

“ Kau tahu? Aku juga belum pernah bertemu seorang pria yang meneyebalkan sepertimu. Kau tidak perlu tahu siapa aku dan kurasa aku juga tak perlu mengenalmu! Lepaskan tanganmu!” seru Yui kesal sambil melepaskan cengkraman tangan Onew dan berjalan masuk kedalam apartementnya.

***

“ Yo! Hyung.. kenapa melamun saja?” sapa Jonghyun di kampus saat dia melihat Onew sedang duduk melamun di kursi taman Kampusnya.

“ Ah.. tidak. Hanya saja kemarin aku bertemu seorang Yeoja menyebalkan yang menyiramku dengan air cucian baju” kata Onew masih kesal jika mengingat hal itu. jonghyun hanya tertawa.

“ Jadi itu alasan kau kemarin pulang basah kuyup hyung? Haha” kata Jonghyun masih tertawa dan itu berhasil membuat Onew kesal. Onew meninju lengan Jonghyun.

“ Diam kau!” kata Onew kesal lalu berjalan meninggalkan Jonghyun yang masih tertawa.

“ Ya! Hyung! Tunggu!” panggil Jonghyun lalu menyusul Onew. Mereka jalan beriringan menuju kantin kampus.

“ Lihat-lihat itu Onew dan Jonghyun.. tampan sekali mereka” bisik Gadis-gadis ketika mereka melewatinya dalam perjalanan menuju kantin. Onew hanya diam tidak menanggapi para gadis tersebut, tapi beda halnya dnegan Jongyun. Dia malah melambai-lambaikan tangannya pada para gadis itu yang sukses membuat salah satu dari mereka pingsan. “ Uppss, sorry” kata Jonghyun ketika melihat gadis itu pingsan.

“ Jjong.. kan sudah kubilang untuk tidak menghiraukan para gadis itu. lihat apa yang terjadi pada mereka setiap kali kau menanggapi mereka. Pernah ada yang asmanya kambuh, ada juga yang mimisan, ada juga yang tak sengaja menabrak tiang ketika sedang berjalan lalu pingsan” kata Onew kesal. Jongyun hanya Nyengir(?) mengingat kejadian itu. mereka itu memang termasuk populer di sekolahnya. Onew yang pintar dalam bidang Akademik dan unggul dalam bidang musik karena suara merdunya. Jonghyun yang memiliki suarayang powerfull mampu membuat dia selalu dibanggakan oleh para dosen. Selain itu mereka adalah anggota Boyband yang sedang naik daun di Korea.

***

“ Kau harus banyak makan Yui-ya. Tenang aku yang traktir kau hanya tinggal pesan saja! Oke?!” kata Nickhun sambil terus membujuk Yui agar mau makan siang bersamanya di kantin universitas Seoul. Mereka sedang menunggu jam siang kuliah di mulai. Yui hanya pasrah di dorong-dorong tangan Nickhun menuju meja pesanan, menurutnya percuma menentang Nickhun.

“ Jadi kau mau makan apa?” tanya Nickhun. Yui hanya mengangkat bahunya tak peduli. Nickhun tersenyum.

“ Kalau begitu.. Ajumma aku pesan dua porsi Ramyeon ya” kata Nickhun pada ibu kantin. Ibu kantin terseyum dan bergegas menyiapkan pesanan mereka.

“ Nah ini dia pesananmu, Nickhun” kata Ibu kantin sambil menyodorkan 2 nampan berisi pesanan mereka. Lalu nickhun memberikan yang satu lagi pada Yui. Yui mengambilnya lalu berjalan hendak menuju meja yang kosong di pojok kantin.

***

“ Maafkan aku Hyung.. hehe” kata Jonghyun ketika masuk ke kantin bersama Onew. Onew mendengus kesal dengan kelakuan juniornya yang satu itu.

“ Dasar kau ini! Lagipula kau ini kan sudah punya pacar. Kenapa masih saja hobi meladeni mereka?” kata Onew ketika masuk ke kantin bersama Jonghyun. Jonghyun hanya tertawa.

Bruuukk…

“ Yui-ya.. kau baik-baik saja?” kata Nickhun sambil membantu Yui berdiri. Tanpa sengaja Yui menabrak seseorang. Hingga makan siangnya tumpah mengenai kaos putih dan jaketnya.

“ Ya! Kau ini bisa jalan dengan benar tidak?” seru Namja yang tadi ditabrak Yui itu. Yui bangkit dan segera menundukkan kepalanya dalam-dalam sebagai permintaan maaf.

“ Lihat apa yang kau perbuat pada pakaianku?” kata Namja itu kesal. Yui mendongak untuk menatap Namja itu.

“ Ka..kau??”

“ Aiisshh kenapa sih setiap bertemu denganmu aku selalu sial!” ucap namja tadi -yang ternyata Onew- dengan kesal. Yui menatap Onew kesal juga.

“ Hei! Kau pikir aku tidak sial bertemu denganmu? Aku tahu aku salah tapi aku kan sudah minta maaf padamu. Tapi kau selalu saja membentakku!” kata Yui kesal. Sementara Nickhun dan Jonghyun hanya terpaku menatap kedua orang yang sedang bertengkar itu.

“ Tentu saja aku membentakmu. Kau lihat buku partiturku rusak kena kuah ramyeon itu!” seru Onew kesal sambil mengacung-acungkan buku partitur musiknya yang kertasnya berubah warna menjadi kuning.

“ Hei! Apa kau tidak lihat bajuku juga basah dan kotor terkena Kuah Ramyeon itu?!” kata Yui tak kalah kesalnya.

“ Yu..yui-ya.. kau mengenal Onew?” Tanya Nickun yang sejak tadi hanya menonton pertengkaran takterduga Yui dan Onew. Yui menatap Nickhun.

“ Kau mengenal Pria menyebalkan ini?!” tanya Yui balik. Onew menatap Yui tajam.

“ Ya.. aku mengenalnya. Kau juga?” tanya nickhun lagi.

“ Iie. Dan aku sama sekali tidak mau kenal! Saa,.. iku yo! Aku malas melihat nya!” seru Yui sambil menarik tangan Nickhun menuju pintu keluar kantin. Lalu dia tiba-tiba berhenti dan berbalik menekati Onew lagi, meraih tangan Onew dan meletakkan sebungkus(?) Tisu di tangan Onew.

“ Ini. Untuk membersihkan pakaianmu” kata Yui lalu berjalan meninggalkan Onew dan Jonghyun yang hanya terdiam melihat sikap aneh Yui, tadi dia marah-marah pada Onew tapi sekarang malah berbaik hati memberikan Onew sebungkus Tisu. Gadis yang aneh.

***

“ Jadi Yeoja itu.. siswa jurusan Musik Pertukaran dari Jepang?” tanya Onew sambil merapikan tasnya bersiap kembali kerumah. Jonghyun hanya mengangguk antusias.

“ Dia manis juga ya Hyung. Gadis jepang memang hebat” kata Jonghyun senang. Onew memukul kepala Jonghyun. Jonghyun hanya mengelus-elus kepalanya. Lalu mereka berdua meninggalkan kelas. Dan berjalan menuju parkiran.

“ Hyung.. apa hari ini kita juga latihan?” tanya Jonghyun.

“ Tentu. Tapi kita harus menjemput Taemin dulu. Sebentar aku telepon dulu si maknae itu” kata Onew sambil menekan beberapa Nomor di ponselnya.

“ Awwwaaaaasssss!!!” Bruukkkk… Kreeteeekk..

Onew meringis kesakitan karena di tabrak oleh sebuah sepeda. Dia menatap Ponselnya yang tergeletak di tanah. Layarnya retak. Dia menatap Orang yang tadi menabraknya.

“ Kau lagi.. kau lagi! Kau ini selalu saja merusak barang-barang berhargaku!! Aiiissshhhh” teriak Onew kesal melihat Gadis yang menabraknya tadi yang ternyata adalah Yui lagi. Yui meringis melihat sikunya yang terluka dan mengeluarkan darah. Dia mendongak menatap Onew, dan memutar bola matanya.

“ Ahhh… kau lagi. Kalau jalan bisa tidak sih kalau tidak memainkan ponselmu! Lihat aku berdarah” kata Yui kesal. Onew tertawa sinis.

“ Kau tak merasa bersalah sama sekali? Aku minta ganti rugi!” kata Onew sinis sambil mengulurkan tangannya meminta uang pada Yui yang sedang berusaha Bangun.

“ Ganti rugi untuk apa? Harusnya aku yang minta biaya berobat” Jawab Yui kesal. Onew tertawa mengejek lalu menunjukkan ponselnya yang retak. Yui menatap ponsel mahal itu.

“ Kenapa dengan ponselmu? Mau pamer? Mentang-mentang kau kaya?” tanya Yui kesal sambil terus meniup lukanya yang perih.

“ Dasar yeoja bodoh! Lihat baik-baik apa yang sudah kau perbuat pada ponselku!” kata Onew kesal. Yui menatap Ponsel itu seksama dan menemukan retak parah pada layar Touch nya. Tiba-tiba rasa bersalah menghinggapi Yui.

“ Ahh.. aku minta maaf. Benar-benar minta maaf. Ponsel itu pasti mahal ya?” tanya Yui takut-takut. Onew menatapnya tajam!

“ Sudah tentu! Dan sekarang aku minta ganti” kata Onew sambil mengulurkan tangannya lagi. Yui menatap tangan Onew sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

“ Ma..maafkan aku.. aku benar-benar menyesal.. tapi…”

“ Tapi apa?”

“ Tapi aku benar-benar tidak punya uang.. aku..” Yui tak melanjutkan kata-katanya. Onew terseyum licik melihat Yui. Rasanya ia ingin mejahili Yeoja ini.

“ Kau tidak punya uang? Baiklah karena aku baik hati kau akan kumaafkan” kata Onew. Yui menatap Onew dengan wajah berbinar-binar. Ia tak menyangka Onew yang dia kira pria yang jahat ternyata bisa baik juga.

“ Tapi… ada syaratnya…” kata Onew lagi. Yui yang mendengar itu langsung menatapnya bingung. “ Kau.. kau harus menjadi asistant pribadiku selama satu bulan. Bagaimana?” lanjut Onew lagi. Yui membelalakan matanya.

“ Ehh.. tapi.. tapi.. aku..” jawab Yui terbata-bata. Onew mendekati Yui.

“ Kalau kau tidak mau. Aku terpaksa meminta uang ganti rugi padamu atau aku bisa melaporkanmu pada komite sekolah bahwa kau tak pantas menjadi siswa pertukaran karena sikapmu yang sangat tidak bertanggung jawab itu” kata Onew. Yui menatap Onew tak percaya. Mau tak mau dia harus menerima tawaran Onew itu. atau dia bisa ditendang dari universitas ini tanpa di beri uang saku lagi. Yui menghela napas panjang.

“ Ba.. Baiklah.aku.. aku bersedia” kata Yui. Onew terseyum penuh kemenangan. Yui menatap Onew sinis, menyesal sekali dia sudah menganggap Onew orang baik tadi.

“ Nah.. kalau begitu besok. Pulang kuliah kau harus hubungi aku. Ini nomor ponselku dan Jonghyun. Jika ponselku tak bisa dihubungi, telepon saja laki-laki ini. Dan jangan coba-coba kabur ya” kata Onew sambil berlalu ke mobilnya dan membawanya keluar dari kampus.

~ To be Continued!

Halloo halloooo!! Apa kabar?? Aduuhh saya bikin epep baru nihh maaf ya kalau ceritanya agak gaje.. hehe ciri khas saya bikin cerita gaje. Wkwkwk😄

Jgan Lupa RCL yoo!!🙂

2 thoughts on “(Fanfic) Please, don’t go Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s