(Fanfic) DARK LIGHT Part 1 -Edited Version-

(Fanfic) DARK LIGHT Part 1 -Edited Version-
By Eka Foezianx
Editor Kartika

#(PART 1)

25 Maret 1987  (5 jam sebelum cerita di mulai)
Penguasa kegelapan dan cahaya saling beradu pendapat tentang memperebutkan kedudukan siang dan malam. Penguasa cahaya menginginkan kalau siang hari menjadi abadi agar kehidupan manusia lebih berguna daripada tidur di malam hari sesuatu yang ngga berguna (menurut penguasa cahaya). Namun penguasa kegelapan menolak pendapat itu karena manusia mempunyai limit kekuatan untuk menjalani setiap pekerjaan. Karena selain batas kekuasaan yg sudah adil dibagi oleh waktu.

Darah pun akhirnya tertumpah cahaya dan kegelapan saling berebut sebuah logam “Haeptus” logam api yg menyatukan kegelapan dan cahaya. (di ambil dari nama dewa yunani kuno Hephaestus). Karena mereka sama kuat akhirnya Haeptus terpecah menjadi 12 keping. Dan darah mereka berdua tercampur dan jatuh ke bumi. Tepat di atas tanah yg kering.

26 Maret 1987 (kisah ini akhirnya dimulai)
Cahaya dan kegelapan tercampur!!! Tanah kering menjadi subur seketika, sungai yang panjang muncul mengaliri daerah itu. Tumbuh sebuah pohon persik yg rimbun namun hanya berbuah 1 biji. Tidak beberapa lama buah itu jatuh ke sungai dan pohon mendadak layu seperti kehilangan jantung untuk hidup. Buah persik itu terus hanyut bersama aliran sungai, sampai akhirnya diambil oleh seorang wanita. Dia bermaksud untuk menanam buah itu, namun baru saja ia memeluk buah itu untuk dibawa pulang, buah itu mendadak terbakar dan berubah jadi api hitam yg menyala.

Karena terkejut wanita itu melempar buah itu namun apa yg terjadi??? Buah itu melayang. Membentuk jantung manusia perlahan menjadi sosok bayi kecil, bayi cantik dan sehat. Namun belum sempat berakhir rasa takut wanita itu muncul cahaya yg menyilaukan dari tangan kanannya dan kegelapan seperti lorong hitam tanpa dasar di sebelah kirinya. Bayi itu menangis, sentak saat wanita itu sadar dia memeluk bayi itu dan membawanya pulang. Kejutan yg aneh dari bayi itu belum berakhir sampai di situ saja Setiap siang warna kulit bayi itu menghitam pekat. Dan saat malam bayi itu nampak bercahaya seperti matahari yg pindah dalam tubuh anak itu. Anak itu diberi nama YUME!!!!

24 Desember 1990 (3 tahun berlalu dengan semua keanehan)
YUME berjalan di sebuah sore menjemput seorang wanita yg dia sebut mama. Warna kulitnya mulai berubah seperti biasa, menjadi bersinar terang. Seperti lampu yg menerangi setiap langkah kemana saja dia pergi.
“Tsuki, Mama disini.!!!” (nama kesayangan dari wanita itu untuk YUME)
YUME berbalik sambil tersenyum. Dia melambai dan berkata, “Mama lama sekali.”
Berlari mengejar wanita itu dan memeluknya erat seolah sudah bertahun-tahun mereka terpisah. (karena sesaat lagi mereka memang akan terpisah)
“Aduh Tsuki mama kan harus bekerja sayang…” Wanita itu sangat menyayangi YUME tanpa memikirkan siapa dan dari mana YUME berasal.
Wanita itu berucap lagi, “Nah ayo kita pulang…”

Jalan gelap menjadi terang, lampu jalan yg menerangi hampir tidak ada gunanya karena cahaya tubuh YUME.
“Ma, aku bingung kenapa tubuh ini berbeda?? Teman-teman selalu menghinaku karena aku aneh. Apa benar aku anak siluman??”
Wanita itu tersenyum, “Tsuki bukan anak siluman. Tsuki anak mama semata wayang yg paling Mama sayang.”
Dengan cepat YUME terus bertanya, “ Lalu kenapa dengan tubuh ini? Dan kalau YUME bukan anak siluman di mana ayah YUME sekarang?”
Kembali wanita itu tersenyum. “Itu tandanya kalau Tsuki ngga boleh sombong… Liat Tsuki sekarang semua mahluk di bumi pasti menginginkan tubuh seperti ini. Kalau Tsuki masih bertubuh seperti ini di siang hari pasti Tsuki menjadi sombong. Lagipula kalau Tsuki tetap bercahaya di siang hari kasian orang di dekat Tsuki mereka menjadi sipit semua matanya…”

YUME tertawa riang. Sang ibu hanya tersenyum tipis, mungkin sudah ratusan kali YUME bertanya tentang hal yg sama. Dan dia sudah terbiasa menjawab dengan jawaban yg sama. Belum selesai tawa anak itu mendadak bertanya lagi.
“Mama belum jawab, ayah dimana???” Kembali dia tersenyum. Kali ini dia hanya menunjuk ke langit.
“Ayahmu ada di sana.” jawabnya.
“Maksud mama apa? YUME ngga ngerti…” kata anak itu kebingungan.
“Nanti Tsuki akan tau sendiri maksud Mama.”

Mereka berjalan melewati malam yg dingin karena salju di musim dingin. Malam natal bagi 2 orang ini nampak biasa karena tidak ada yang spesial, kalau hanya sekedar bercanda dan tertawa itu sudah biasa mereka lakukan.

Tarinai kinou ni obore
Yume ni kaita kyou
Soroenakute mo yeah yeah
Yoake mae no matataku hoshi ha
Kiete itta no?
Asu he itta no?
Tomorrow never knows…
It’s happy line…

“Waahh lagunya bagus, mama ngga tau kalau Tsuki pintar bernyanyi” YUME hanya tersenyum dan terus bernyanyi. Orang-orang sepanjang jalan melihat dengan kagum YUME dengan tubuh nampak beda dan suara merdu itu seperti memaksa mereka untuk berkata, “Apapun akan kulakukan untuk membayar suara itu.”

Seorang kakek yang entah sejak kapan dia ada di depan ibu dan anak itu, berkata dengan serak…
“Suara yg bagus, nak Aku seperti terhipnotis suaramu… Boleh aq tau siapa namamu dan mana orang tuamu anak kecil? Uhuk.. uhuk.. uhuk..” dia terbatuk yg dipaksakan.YUME nenatap curiga.!!!

(Siapa orang tua itu??? Dan apa maunya?!?!)

One thought on “(Fanfic) DARK LIGHT Part 1 -Edited Version-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s